*Ini Sosok Bripka Julianto Pane, Gunakan Gaji Bangun Pesantren*

Ditengah banyaknya tindakan oknum polisi yang kurang disukai masyarakat, sosok Bripka Julianto Pane, Kanitbintibmas Polres Gayo Lues, sepertinya mampu menunjukan citra polisi tidaklah buruk.

Polisi ini rela menggunakan gajinya untuk membangun Pesantren di Dusun Gunyak, Kampung Sentang, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues.

Prihatin dari banyaknya anak-anak yang tidak bisa membaca Al-Quran, polisi satu anak ini tergugah untuk membangun tempat pengajian dan Pesantren “Ruhul A’zham” yang hingga kini telah berusia 9 Tahun.

“Alhamdullillah, kita bisa membangun Pesantren ini dengan dana sendiri dan juga dibantu teman-teman polisi dan jamaah,” Kata Julianto Pane, Rabu(19/9).

Kini Pesantren yang dibangun dan langsung dipimpin Bripka Julianto Pane, sudah memiliki 160 santri diantaranya 6 orang santri khusus.

Untuk mendukung kemudahan, Pesantren tersebut sudah dilengkapi fasilitas seperti Mushola, kantor, asrama, rumah guru, dapur, ruang makan, kantin, dan kamar mandi.

Suami dari Erni Juwita S,Kok ini berpendapat, untuk mencegah timbulnya bibit-bibit kejahatan, harus disertai dengan penanaman akhlak dan Budi pekerti, dengan mendidik generasi muda di Pesantren.

“Saya berpikir, mencegah kejahatan tidak cukup dengan peran polisi, tetapi harus dibangun dengan penanaman akhidah dan agama yang kuat,” jelasnya.

Polisi yang memiliki prinsip dasar “Jadikan waktu istirahat untuk ibadah dan jangan jadikan waktu ibadah untuk bekerja,” mengaku tugasnya sebagai polisi tidak menghalangi cita-cita mulianya, untuk memimpin Pesantren dengan program Tahfiz Qur’an, Mts S Ruhul A’zham dan kitab kuning. Ia dapat menyesuaikan waktunya di kepolisian dangan Pesantren.

Tidak hanya sebagai pemimpin pesantren, Ustadz yang sering dipanggil masyarakat maupun santri dengan Tuan Guru Ruhul A’zham dan Khalifah Sutan Muda Hanaikan Pane, gencar berdakwah, sehingga namanya begitu dikenal masyarakat Gayo Lues.

Apresiasi terhadap kegigihannya membangun Pesantren dan Berdakwah juga ditunjukan Bupati Gayo Lues, H. Muhammad Amru dengan gelar, Tgk. Sipane A.

Bripka Julianto Pane atau Tgk. Sipane A, terlahir sebagai anak pertama dari pangan Juanda Pane dan Nurami Selian.

Ia mengatakan untuk membangun Pesantren yang didirikannya, selain mengunakan gaji sebagai anggota Pori, juga mengunakan gaji sebagian guru di Pesantren tersebut.

Dan setelah terbentuknya Mts S, sejak setahun lalu, baru ada Dana BOS yang disalurkan. “Ini, hanya untuk Mts S, bukan untuk Pesantren,” tegasnya.

Selain mendapatkan dukungan dari keluarga serta teman-teman kepolisian, langkah mulia beliau juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

“Saya, mewakili masyarakat, bangga dengan sosok Bripka Julianto Pane, sebagai polisi sekaligus dapat meluangkan waktunya untuk membangun Pesantren di desa ini, ini salah satu contoh polisi panutan” kata Cikmat Rahman, Kepala Desa Sentang.(Rz)

Comments

comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here