POLRES GAYO LUES RINGKUS PELAKU PELEMPAR RUMAH WARGA

PhotoGrid_1513254434084.jpg

Tribratanewsgayolues_Polisi berhasil meringkus tiga  pelaku anarkis pelemparan dan pengrusakan rumah milik M.Abduh,74, warga Desa Palok Kecamatan Blangkejeren, yang sebelumnya dituding oknum warga setempat memiliki ilmu santet.Pelaku ditangkap Rabu (13/12)kemarin sekira pukul 16.00 WIB sore di Kampung Palok Kecamatan Blangkejeren. Ketiga pelaku merupakan warga Desa Palok, yakni, S,29, M,22 dan B,69.Ketiga pelaku ini diduga dalang dari semua peristiwa tersebut, sehingga korban yang merupakan seorang pensiunan PNS itu merasa dirugikan akibat pelemparan rumah serta tuduhan yang tidak beralasan itu.“Kita telah mengamankan tiga orang pelaku pengrusakan dan pelemparan rumah milik M Abduh,” kata Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Eko Rendi Oktama, Kamis (14/12).Dikatakan Rendi, peristiwa itu dipicu salah seorang warga Desa Palok mengalami kesurupan, selanjutnya dalam kesurupannya korban (M Abduh) dituding memiliki ilmu santet. Berawal dari keterangan warga yang kesurupan, lalu oleh beberapa oknum warga tanpa fikir panjang langsung melempari rumah M Abduh.Kejadian itu tepatnya pada, Minggu 3 Desember 2017 sekira pukul 23.00 WIB malam, pada saat itu korban bersama isteri dan cucunya sedang istirahat (tidur), “namun tiba tiba terdengar suara dentuman akibat lemparan batu ke arah rumah korban secara beruntun,” jelas Kasat Reskrim.Selanjutnya isteri korban keluar rumah, kemudian berkata kepada pelaku dari kejauhan “ Apa Salah kami”. Dan tiba tiba terdengar hujatan dari kegelapan malam kepada korban dengan sebutan hewan karena difitnah memiliki ilmu hitam (Santet).Atas kejadian tersebut, korban merasa keberatan dan dirugikan, akhirnya M Abduh melaporkan tindakan anarkis itu ke  Mapolres Gayo Lues.Selanjutnya  H M Abduh bersama Isteri mengaku, siap melaksanakan sumpah ke mana saja, “ saya siap membuktikan apakah saya bersama isteri memiliki ilmu hitam atau tidak, bahkan ke masjid asal Penampaan pun saya siap bersumpah,” pungkas Abduh. Seraya menambahkan, kalau dirinya tidak terfikir ke arah hal perbuatan syirik itu, sebab dilarang keras dalam Islam, apalagi dirinya telah menunaikan ibadah haji.(Rz A)

Comments

comments

Bantu Polisi sharekan berita ini

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *